proses komunikasi



PROSES KOMUNIKASI

 kamis 14 september 2017

   Dalam proses komunikasi tersebut, kewajiban seorang komunikator adalah mengusahakan agar pesan-pesannya dapat diterima oleh komunikan sesuai dengan kehendak pengirim. Model proses komunikasi secara umum dapat memberikan gambaran kepada pengelola organisasi, bagaimana mempengaruhi atau mengubah sikap anggota/stakeholder nya melalui desain dan implementasi komunikasi. Dalam hal ini, pengirim atau sumber pesan bisa individu atau berupa organisasi.

      proses komunikasi , suatu pesan, sebelum dikirim, terlebih dahulu disandikan (encoding) ke dalam simbol-simbol yang dapat menggunakan pesan yang sesungguhnya ingin disampaikan oleh pengirim. Apapun simbol yang dipergunakan, tujuan utama dari pengirim adalah menyediakan pesan dengan suatu cara yang dapat memaksimalkan kemungkinan dimana penerima dapat menginterpretasikan maksud yang diinginkan pengirim dalam suatu cara yang tepat. Pesan dari komunikator akan dikirimkan kepada penerima melaui suatu saluran atau media tertentu. Pesan yang di terima oleh penerima melalui simbol-simbol, selanjutnya akan ditransformasikan kembali (decoding) menjadi bahasa yang dimengerti sesuai dengan pikiran penerima sehingga menjadi pesan yang diharapkan (perceived message) .

 ISP : Internet Service Provider, penyedia jasa akses internet bagi pelanggan .
BRAS : Broadband Remote Access Server, sebagai tempat pengelolaan kebutuhan pelanggan, seperti menyediakan IP Address, melakukan autentifikasi user name dan password.
  DSLAM : Digital Subscriber Line Access Multiplexer, berfungsi sebagai:
 o Pengatur trafik I/C dan O/G dari modem ADSL dan internet gateway
 o Interface antara pelangganpelanggan ADSL dan ISP.
  MDF : Main Distribution Frame, melakukan penyambungan layanan voice antar pelanggan.
  Modem : berfungsi mengubah format analog to digital atau sebaliknya antara PC dan jaringan akses tembaga,
  Splitter / Filter : memisahkan frekuensi tinggi (untuk data) dan frekuensi rendah (untuk voice).
ð  jaringan komputer adalah sekumpulan komputer yang terdiri atas dua buah sistem komputer atau lebih yang saling berhubungan. Berdasarkan area kerja dan letak geografis jaringan komputer dibedakan menjadi (LAN, MAN, WAN).

   1.LAN
   Local Area Network (LAN), merupakan Jaringan privat sebuah perusahaan dalam area perusahaan / organisasi tersebut saja. Misalnya Jaringan yang ada dalam suatu ruangan atau dalam satu gedung / kampus / kantor. Areanya sekitar 100 M. Kebanyakan jaringan LAN sekarang mengadopsi teknologi IEEE 802.3. Contoh perangkatnya untuk masing-masing komputer harus terpasang Ethernet atau LAN Card dan terhubung ke sebuah device yaitu swicth. Standar kecepatan transfer data yang digunakan mulai dari 10 Mbps, 100 Mpbs, dan 1 Gbps.

   2.MAN
     Metropolitan Area Network (MAN), adalah Gabungan dari beberapa jaringan LAN dan ruang lingkupnya berada dalam satu lokasi / kota. Areanya bisa mencapai jarak 50 KM. Misalnya jaringan yang menghubungkan kantor dengan kantor atau gedung yang satu dengan gedung lain yang letaknya berjauhan tetapi masih berada dalam satu lokasi / kota. Teknologi yang biasa digunakan untuk membangun jaringan MAN antara lain ATM, FDDI, Metro Ethernet dan beberapa juga ada yang menggunakan wireless untuk koneksi antar gedung.

   3.WAN
    Wide Area Network (WAN), merupakan jaringan komputer yang mencakup daerah geografis yang luas, seringkali mencakup sebuah negara, antara negara bahkan antara benua. Gambaran dari WAN berbeda dengan internet, meskipun wilayah cakupan samasama luas. Komunikasi WAN masih bersifat Privat terbatas pada suatu organisasi / perusahaan sedangkan Internet bersifat Publik dan bisa diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.

fungsi Jaringan komputer terbagi menjadi :
*Jaringan Client-Server
Jaringan Client-server merupakan jaringan komputer yang didalamnya terdapat satu atau lebih komputer yang bertindak sebagai server dan menyediakan layanan ke setiap komputer client yang terhubung ke dalam jaringan tersebut
*Jaringan peer to peer
Jaringan Peer to peer memungkinkan kita menghubungkan satu komputer dengan komputer yang lain tanpa perantara seperti switch. Dengan menggunakan media seperti kabel dan wireless, komputer yang satu dengan komputer yang lain bisa saling berkomunikasi dan berbagi sumber daya.
Berdasarkan distribusi sumber informasi/data, jaringan komputer dibedakan menjadi :

*Jaringan Terpusat, merupakan jaringan yang terdiri dari komputer client dan komputer server dimana client mengakses sumber informasi/data berupa file atau database yang berasal dari satu komputer server.
*Jaringan terdistribusi, merupakan penggabungan dari beberapa jaringan terpusat sehingga terdapat beberapa komputer server yang saling berhubungan dengan client membentuk sebuah sistem di dalam jaringan tersebut.
Kategori Jaringan Komunikasi, berdasarkan arsitektur dan teknik yang digunakan dalam transfer data, jaringan komunikasi dibedakan menjadi, 
 Switched Networks, yaitu; Circuitswitched networks, Packet-switched networks.
  Broadcast Networks, yaitu; Packet radio networks, Satellite networks, Local networks. Switched Communication Networks, data dikirim dari sumber ke tujuan melalui serangkaian node-node perantara. Node-node perantara hanya berperan dalam membentuk hubungan dan tidak berurusan dengan isi informasi yang dilewatkan.
 Macam-macam Switched Networks,
1) Circuit-switched networks: Proses komunikasi menggunakan model penyambungan secara terus menerus atau hubungan tetap (dedicated communications), contohnya komunikasi telepon.
 2) Packetswitched networks: Informasi dikirim dalam bentuk potongan
Adapun Perangkat keras yang dibutuhkan untuk membangun sebuah jaringan komputer yaitu :
 File Servers
 Workstations
 Network Interface Cards
 Concentrators/Hubs
 Repeaters
 Bridges
 Routers
*File Servers
merupakan komputer yang sangat cepat, mempunyai memori yang besar, harddisk yang memiliki kapasitas besar, dengan kartu jaringan yang cepat. Sistem operasi jaringan tersimpan disini, juga termasuk didalamnya beberapa aplikasi dan data yang dibutuhkan untuk jaringan.
*Workstations
Keseluruhan komputer yang terhubung ke file server dalam jaringan disebut sebagai workstation. Sebuah workstation minimal mempunyai Kartu jaringan, Aplikasi jaringan (sofware jaringan), kabel untuk menghubungkan ke jaringan, biasanya sebuah workstation tidak begitu membutuhkan Floppy karena data yang ingin di simpan bisa dan dapat diletakkan di file server.
*Ethernet Card / Kartu Jaringan Ethernet
Kartu Jaringan ethernet umumnya telah menyediakan port koneksi untuk kabel Koaksial ataupun kabel twisted pair, jika didesain untuk kabel koaksial konenektorya adalah BNC, dan apabila didesain untuk kabel twisted pair maka akan punya konektor RJ-45.
*Hub/Konsentrator
Sebuah perangkat yang menyatukan kabelkabel network dari tiap-tiap workstation, server atau perangkat lain. 
*Switch
Sebuat perangkat yang memfilter dan meneruskan paket data antar segmen LAN. Switch beroperasi pada layer data link (layer 2) dan terkadang pada layer network (layer 3) untuk mensupport paket protocol.
Bridges / Jembatan
Sebuah perangkat yang membagi satu buah jaringan jaringan untuk kedalam dua buah jaringan. digunakan mendapatkan jaringan yang efisien,
*Router
Perangkat yang menghubungkan beberapa LAN. Router menggunakan header dan forwarding table untuk menentukan ke mana paket data dikirim, dan menggunakan protocol ICMP (Internet Control Message Protocol) untuk berkomunikasi satu sama lain dan mengkonfigurasi route terbaik di antara dua host

*Connector
Terletak di ujung dari kabel yang digunakan untuk ditancapkan pada port atau interface untuk menghubungkan satu peralatan jaringan pada peralatan jaringan yang lain. Konektor selalu dibuat berpasangan yaitu male dan female. (pada konektor male terdapat pin, pada konektor female terdapat lubang tempat konektor male ditancapkan).
Kabel
Kabel digunakan untuk membuat koneksi fisik antar komputer pada jaringan komputer. Ada berbagai macam jenis dan tipe kabel yang dapat digunakan pada jaringan komputer yang masing-masing mempunyai karakteristik berbeda.
Repeaters
Repeater adalah piranti yang berfungsi untuk memperbaiki dan memperkuat sinyal atau isyarat yang melewatinya, Dua sub jaringan yang dilewatkan pada repeater memiliki protokol yang sama untuk semua lapisan. Repeater juga berfungsi untuk memperbesar
batasan panjang satu segmen. Sehingga dapat digunakan untuk memperpanjang jangkauan jaringan. Penguat Sinyal data pada kabel jaringan.

Komentar

Postingan Populer